Hujan di sepanjang tahun membuat sejumlah ruas Jalan Nasional di Kabupaten Trenggalek mengalami kerusakan. Hal ini membuat pengguna Jalan ini tidak nyaman berkendara, bahkan kondisi ini bisa membahayakan pengguna jalan. Untuk menghindari kejadian kecelakaan lalu lintas, pada titik-titik kerusakan ini Dinas Perhubungan memasang rambu-rambu peringatan, Kamis (2/2)

Langkah pemasangan rambu peringatan ini dilakukan Pemkab Trenggalek sambil menunggu adanya perbaikan jalan dari Satker Balai Jalan Nasional. Pasalnya Pemkab Trenggalek tidak bisa melakukan perbaikan jalan secara sepihak menggunakan APBD. Karena memang perbaikan jalan ini bukanlah tupoksi dari APBD.

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, berkoordinasi intens dengan Balai Jalan Nasional untuk perbaikan kerusakan jalan ini. Koordinasi intens Bupati Trenggalek ini mendapatkan respon positif dari Kementrian PUPR.

Dalam akun resminya kerusakan jalan nasional Tulungagung – Trenggalek ini menjadi perhatian Kementrian PUPR melalui Dirjend Bina Marga untuk diupayakan langkah-langkah penanganan dan perbaikan.

Kementrian PUPR akan melakukan perbaikan jalan permanen untuk ruas jalan Nasional Trenggalek – Tulungagung ini pada triwulan pertama di tahun 2017 ini. Pasalnya selain berpengaruh pada keamanan dan kelancaran lalu lintas, kerusakan jalan di Trenggalek juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Sebenarnya pada akhir tahun 2016 kemarin, telah dilakukan penanganan sementara dengan melakukan peninggian badan jalan disertai dengan pengaspalan sebagai prime coat. Sedangkan pada triwulan pertama ini nantinya perbaikan jalan ini nantinya untuk memenuhi standart jalan nasional secara permanen.

Dengan perbaikan jalan secara permanen nantinya diharapkan pengguna jalan dapat menikmati berkendara dengan aman dan nyaman, serta perekonomian masyarakat dapat terdongkrak karena akases jalan mudah ditempuh. (Humas)