Trenggalek -On street parking atau biasa dikenal dengan parkir di tepi / pinggir jalan biasanya penting untuk kegiatan bisnis yang ada di pinggir jalan. Dengan adanya parkir di tepi jalan maka akan memudahkan bagi pembeli untuk berbelanja karena mereka dapat memarkir kendaraannya di tepi jalan yang dekat dengan tempat perbelanjaan tujuannya. Padahal dengan adanya parkir di tepi jalan tersebut maka kapasitas jalan yang ada berkurang dikarenakan lebar efektif jalan berkurang sehingga dapat mempengaruhi kelancaran lalu lintas. Selain itu tidak menutup kemungkinan akan menjadi daya tarik bagi pedagang kaki lima untuk berjualan di sekitar lokasi parkir tersebut yang menggunakan trotoar sebagai lapak/lokasi berjualan yang mengurangi fungsi trotoar sebagai tempat pejalan kaki.

 

Menyikapi hal tersebut maka Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Polres Trenggalek serta Satpol PP dan Kebakaran Kabupaten Trenggalek melakukan penertiban parkir di tepi jalan dan pedagang kaki lima di sepanjang jalan PB. Sudirman yang merupakan kawasan CBD Kabupaten Trenggalek. Penertiban yang dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 13 sampai dengan 14 Nopember 2018 tersebut menyasar pada pemilik kendaraan yang memarkir kendaraannya tidak pada tempat yang telah disediakan dan para pedagang kaki lima yang menepatkan lapak atau melakukan aktifitas berjualan di trotoar maupun tepi jalan sehingga secara tidak disadari mereka telah merampas hak pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Tujuan penertiban ini untuk menekan permasalahan parkir di tepi jalan serta kegiatan – kegiatan lain yang muncul karena adanya parkir di tepi jalan untuk mewujudkan kelancaran dalam berlalulintas.

Instagram @Radar_Dishub