mengendarai sepeda motor sambil melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi berkendara sangat tidak dianjurkan. Selain mengancam keselamatan diri sendiri juga dapat membahayakan pengguna jalan lain. 

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 106 menyatakan: setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Denda dan sanksi pun telah diatur, yaitu pada pasal 283. Untuk itu, mari selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, patuhi aturan lalu lintas dan tetap waspada selama dalam perjalanan.

Berikut Tips konsentrasi berkendara yang disarankan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek menurut detik.com :

1. Buat perasaan senyaman mungkin sebelum bepergian.

Sebelum kita mengemudi, pastikan kita dalam keadaan nyaman dan siap untuk berkendara.

Sesuaikan kaca spion, tempat duduk, pilih stasiun radio yang ingin didengarkan, AC, dan sirkulasi udara sehingga kita tidak pusing soal itu saat mobil berjalan.

2. Letakkan ponsel.

Telepon dan mengetik sms saat berkendara menjadi hal yang paling berbahaya. Jika kita tidak bisa menahan untuk melihat ke ponsel, sebaiknya matikan ponsel saat kita menyetir atau letakkan di tempat yang tidak bisa kita akses.

3. Makan sebelum menyetir.

Memang makan bisa dimana saja termasuk di mobil tapi disaat yang sama kita harus fokus menatap jalan merupakan salah satu cara terjadinya kecelakaan. Makan sebelum bepergian atau jika perlu sebaiknya berhenti di pinggir jalan.

4. Jika kita menjatuhkan sesuatu, biarkanlah.

Jangan fokus mengambil barang yang jatuh ketika kita sedang menyetir. Kita harus menunggu sesampainya di tujuan baru mengambilnya. Namun jika kita menjatuhkannya di tempat penting seperti dengan pedal rem dan gas, ambil secepat mungkin.

5. Bersiap sebelum pergi.

Sebaiknya semua hal mesti disiapkan, pasang dasi, sisir rambut, dan make up semuanya harus sudah rapi sebelum menyetir. Jika kita sibuk berkaca saat sambil menyetir kita melewatkan apa yang terjadi disekitaran kita.

6. Fokus menyetir

Jangan terganggu oleh sebuah bilboard atau aktivitas di sekitar jalanan. Jaga mata anda tetap fokus menatap ke depan dan perhatikan apa yang dilakukan oleh kendaraan lain. Kita harus berwaspada oleh setiap kejadian di sekitar kita.

7. Siapkan Rute Jalan Jalan terlebih dahulu.

Jika kita menyetir ke sebuah tempat yang belum pernah sama sekali kita kunjungi, cek peta dan persiapkan jalur mana yang akan kita lewati. Apabila menggunakan GPS, masukan tempat tujuan dan cek kebenarannya sebelum kita pergi.

8. Beri perhatian penuh ke anak

Melakukan perjalanan jauh dengan anak pasti membuatnya merasa bosan dan melakukan sesuatu di mobil. Jika dibutuhkan pasang kursi di belakang untuk anak dan menepi terlebih dahulu.

9. Jika Membawa hewan Peliharaan, taruh di kursi belakang

Apabila kita membawa binatang peliharaan saat bepergian seperti kucing atau anjing, sebaiknya taruh mereka di kursi belakang dan pastikan mereka tetap disana. Pastinya kita tidak ingin mereka mengganggu di bagian depan apalagi ke kemudi setir saat mobil sedang berjalan.

10. Hindari kebiasaan menyetir yang buruk

Dalam sebuah survei, 8 dari 10 orang mengaku memiliki setidaknya satu kebiasaan buruk saat menyetir dan merasa bangga. Kebiasaan itu antara lain makan dan minum, melaju kencang, telepon dan sms saat berkendara, make up, parkir di tempat yang salah, dan lainnya.